Mei 05, 2016

April 05, 2016

hanya

mencintaimu dalam diam
mencintaimu tanpa syarat
mencintaimu dalam doa
mencintaimu dengan senyum
mencintaimu dengan keikhlasan
mencintaimu untuk rela melepasmu...

hey dear you...


5april2016

-ndah-

Oktober 17, 2014

di bombe' itu

it's been long time didn't see u...
hey kamu yang biasanya kujadikan tempat "buang sampah"
setelah berpikir kalo yang berbicara dengan makhluk yang sama2 punya otak dan akal serasa meragukan.
maafkan karena memperlakukanmu seperti ini,
tapi saya butuh ini dan saya rasa kamu akan juga akan mengerti.
well, sudah 4 hari --ini hari kelima-- perasaan aneh gak enak mengelambui wilayah teritoriku.
sudah lima hari perasaan sedih dan takut selalu ikut membayang,
seperti virus ebola yang terus mengancam dan sewaktu-waktu akan meledak dan mematikanmu
tidak tau apa yang salah,
tidak tau apa yang salah
tidak tau apa yang salah
sebelumnya baik2 saja
sebelumnya sebelumnya pun baik2 saja
tapi tidak tau, kenapa serasa saya melihat hantu atau diktator atau raja kejam yang siap membuncahkan amarahnya dan kebengisannya kalo ketemu dengan dia.
bagaimana caranya supaya kembali lagi kayak dulu?
mau bicara langsung juga segan, takut,
takut karena aura negatif dan jahat sudah menyerang duluan sebelum kita mendekat.
astgahfirullah, ya Allah, kenapa lagi dia?
apa yang terjadi sebenarnya?



indah

Desember 04, 2013

serasa

serasa meng-uuuuuggghhhhhhhhhfffftttt...
seharusnya dia orang bisa jadi partnermu, temanmu tos-tosan, sharing, ketawa bareng, saling jaga, keluarga sekaligus kakakmu .
tapi?
gak...
nihil...
kosong...
jleeeb....
hhfftt...
susah memang...
sulit memang..
batu dan batu karang
air sama minyak
hikkkss...
nyusaaaah...
nyeseeeeek....


November 12, 2013

what u hear is (also) what u wrote

hehehhe...hai kamu, it's been long time tidak cerita denganmu.
semoga kamu tidak bosan menungguku untuk kembali bercerita denganmu.
seperti yang kamu baca sebelumnya, sekarang saya (Alhamdulillah) sudah bekerja disalah satu perusahaan provider telekomunikasi seluler yang yah--katanya--terbesar di Indonesia, aamiin ya Rabb.
what u hear is also what u wrote. mmmm...agak-agak galau melow cengeng gimaanaaa gitu. tapi yaah...tidak bisa dipungkiri memang.
saya menulis ini, saat baru pulang narik kabel check sound (baca: karaokean) dengan teman-teman kantor dan beberapa teman lama, hari ini salah satu rekanku berulangtahun. karena kebetulan rekan kantorku ada yang sekosan dengan saya, dan kebetulannya lagi kunci kosannya beserta kunci pagar kosan miliknya ilang, maka sebagai junior dan yang paling muda di kantor saya berbaik hati sharing kunci sama dia. nah kita kan abis narik kabel, pulang udah agak larut, yeaaah...di sini jam 10 sudah sepi, apalagi hujan abis kunjungan ke kota ini, basah deh. takut kekunci dan gak bisa masuk, akhirnya saya menghubungi si teman kantorku itu yang setelahnya kupanggil "bapak kost" buat ngebukain pagar kalau nanti saya sudah sampai kosan. eeh...ternyata doski belum pulang, masih anteng di kantor, ngerjain entah apalah itu yang saya gak ngerti. akhirnya saya memutuskan untuk kembali ke kantor, niat mau pulang bareng sama dia saja. lagian pulang sendiri jam segini di kota ini sama saja dengan cari masalah dengan orang-orang iseng kurang kerjaan yang suka mabuk dan malak, iiihh...ngeri deh...(Semoga Allah senantiasa melindungi hambaNya yang selalu mengingatNya, aamiin).
sampai di kantor, nyapa dan heniiiiiingg,,,,,zzzzzzzzzzzzzzz,,,,
doski sibuk dengan komputernya dan diagram-diagram yang entahlah itu maksudnya apa. jadi kuputuskan untuk mempelajari ilmu baru yang tadi sore diajarkan spv baruku...yeeaah..saya punya spv baru, yang dulu sudah dimutasi ke kota lain, sedih deh :(
oke lanjut, niat mau refresh pelajaran yang tadi dikasih, saya malah tergoda untuk browsing sebentar, buka fb, stalking twitter, baca-baca yahoo, (ternyata miss world 2013 dipegang sama miss venezuela-lagi-).
sambil dengar lagu di headset, playlistku langsung memutar lagu melow,,,bllaaassstt....pas deh dengan suasananya sekarang, hening, malam, dingin, abis hujan dengan playlist lagu melow. judulnya rasa sunyi, penyanyi indie, langsung deh kebawa suasana.
memang sekarang sunyi, saya sendiri, jauh dari orang tua, saudara, tinggalnya sendiri harus ngekos sendiri, apa-apa harus bisa sendiri, jauh dari kehangatan dan kegilaan teman-teman kampus, teman-teman masa SMA, jauh dari Makassar, jauh dari rutinitas gila dengan sahabat-sahabat, pokoknya jauh dari rutinitas sebelumnya. dan saya merindukan itu,
nanti pulangnya gimana yah? semoga sampai kosan dengan selamat hehehe
apalagi yang bisa kutulis? saya hanya ingin berbagi denganmu, telpon dan sms memang bisa sedikit menghilangkan rasa kangen dengan semuanya, tapi bukankah lebih baik kalau kita bertemu?
aah, sudahlah, nanti juga akan ketemu, sekarang saya mencoba menikmati apa yang telah ada, besok sudah beda lagi, besok akan ada banyak pengalaman baru yang bakalan kualami,
nah,,,sekarang playlist menyenandungkan lagu letto-sebelum cahaya. hahahaa...call me lebay but don't pitty of me..apa sih. hahaha
saya tidak mengeluh, semoga kamu tidak menganggapku mengeluh, saya mendengar sebelum cahaya dan mulai mengenang beberapa kisah dibalik lagu ini. mmm...ada cerita tentang teman semenjak SMP yang coba menyatakan cinta terpendamnya kepada temanku yang juga sudah berteman denganku sejak SMP, dengan memberikannya CD ini, namun sayang cintanya ditolak. just a friend katanya, dia nganggep temenku ini kakaknya. sakit gak sih...
sekarang saya lagi mendengarkan lagunya Padi-Prolog. ini lagu kita waktu masih SMA, jaman-jaman masih cupu. sering kita nyanyiin lagu ini pas istirahat di bawah pohon di taman sekolah. kita juga sempat ngerjain anak baru saat MOS dengan nyuruh dia nyanyi lagu ini. anak baru itu adiknya temanku. hehehe.
sekarang dengar lagu the ting-tings- thats not my name (kayaknya masih satu klan dengan ayu ting-ting deh). lagu ini lagi booming-booming waktu masih awal-awal kuliah deh kalo gak salah.
baiklah, sudah cukup mungkin saya berceloteh gak jelas disini. tapi sebenarnya gak salah juga kan? ini kan blogku..saya yang buat.
hehehe,,,terimakasih buat siapapun kamu, siapapun itu yang tersesat browsing dan gak sengaja nyampe di blogku dan khilaf baca, makasih yah..
hehehe
see you around


salam
-indah-

Juni 23, 2013

Papua dan Persahabatan

yeah, here i am, lovely Papua...wonderfull Papua.
mau berbagi cerita tentang tarian persahabatan (pergaulan) masyarakat papua. 
namanya Tari Yospan atau Yosim Pancar. sebenarnya sudah pernah dijelaskan sama ibu jo soal tarian ini (ibu Jo itu spvku di kantor) tapi memang dasarnya saya pikun dan tukang lupa, makanya lupa. Jadi menurut eyang google (tadi buru-buru buka tab baru buat nanya ke doski) Tari Yosim pancar menurut salah satu blog yang direkomendasikan eyang google adalah harmonisasi dari dua tarian rakyat Papua, yaitu Yosim dan Pancar. 
Tarian Yosim adalah tarian tua yang mirip dengan poloneis dari dansa Barat yang berasal dari daerah Sarmi, kabupaten yang terletak di pesisir utara Papua. tapi ada jg yang mengatakan kalau yosim itu berasal dari wilayah teluk saireri (Serui, Waropen)
tarian yosim pancar memiliki dua regu dalam penampilannya, yang terdiri dari regu musisi dan penari itu sendiri. pemusik atau regu musisi memainkan alat musik untuk mengiringi penari (tentu saja) biasanya terdiri dari gitar, ukulele, tifa dan bass akustik
 (http://paninggih.blogspot.com/2012/07/yosim-pancar-tari-pergaulan-dari-tanah.html)
Pertama kali liat tarian ini di lokasi Festival Danau Sentani (FDS)-Festival tahunan yang diselenggarakan pemerintah Papua untuk mempromosikan pariwisata tanah Papua- kebetulan kantorku menjadi salah satu sponsor di festival itu. jadilah kita kesana, barengan sm ibu Jo, mbak Lingga dan mas Sigit. Kita kesana untuk ngecek seberapa jauh persiapan teman-teman menyambut FDS ini, sekalian mau ketemu dan ngobrol sm panitianya. 
back to tari yospan, kata ibu Jo (yg memang expert dan penggemar tarian ini) tari yospan menceritakan tentang pergaulan muda-mudi papua, mulai dari pertama kali bertemu, berkenalan dan akhirnya berpisah. setiap gerakannya mengandung makna tersendiri, aduuh...keren banget deh pas liat para pemuda papua nariin ini. serasa ingin ikut menari tapi gak tau gerakannya dan lagian saya gak bakat menari, badan kaku kayak kayu begini bagaimana caranya? hahaha...tapi harus bisa...yah..paling tidak tau gerakannya lah,,,walaupun pasti agak aneh. :D
Dan kayaknya percuma juga bahas panjang lebar soal tarian ini kalau gak liat sekilas bagaimana bentuknya. dan inilah beberapa gambar yang kuambil lewat handphoneku yang berkualitas ala-kadar. hehehe...oke...check this out (berasa ni blog ada yang baca aja..hahaha)
lagi latihan















eh...ternyata ada yg mojok....xixixixi
       
        gak hanya orang dewasa, anak kecil pun suka tarian ini :)
itu tadi sedikit tentang tarian Yospan, yang penasaran...ayok ke Papua...liat langsung tariannya...dijamin kalian bakalan bergoyang ngikutin irama musiknya yang asik dan gerakannya yang kece abis. eaaaa...

       
ranger merah yang narsis dgn background danau sentani :D



ini bareng spvku...ibu Jo ^^

sekian dan terima kasih....kalau ada waktu berkunjunglah ke Papua.... 
salam saya, 



-ndah-

Juni 08, 2013

KELUARGA SEMUT

ini kita...berbagi ceria, mumet, senang, suka, duka, cerita dimana saja...

ini kita... :'

kala mumet menyerang

Alhamdulillah sudah 5 bulan ini saya resmi menjadi un-jobless...horray..
tapi ternyata dunia kerja itu sungguh berbeda. sungguh. tiada lagi leyeh-leyeh baca buku kesukaan sambil tiduran. nonton film sampai kayang. online sampai subuh. hangout nongkrong sama teman-teman sampai waktu layaknya penjual kacang rebus. 
menjadi calon wanita karir itu suka dukanya banyak, warna-warni tralalatrilili, teksturnya naik turun, jalannya lurus berkeluk dan penuh tantangan. aseeeek.
kadang senang. kadang bikin emosi sampai mau banting orang. apalagi kala mumet melanda. ya Allah, beneran. mumet bikin emosi terkuras tandas sampai keraknya. 
nyesek, ngos-ngosan, ngomong gak jelas, meracau, tertawa dan cemberut diwaktu bersamaan.
mau ngeluh, juga bingung mau ngeluh ke siapa. teman-teman se-angkatanku pasti juga lagi mengalami hal yg sama. sama-sama mumet. jadi biasanya kita ujung-ujungnya nertawain kemumetannya kita, ngeluh satu sama lain, setelah itu saling menyemangati.
indahnya berbagi mumet bersama teman-teman yang juga mumet. mumet menjadi keseharianku, kini. mumet boleh saja sering melanda. tapi galau tak boleh lama-lama dekat denganku. 
say no to galau, don't transmitted to others. hahahaha
sebenarnya saya ini lagi nulis apa sih?
hahahaha...
untung blog ini gak ada yang baca,



salam



ndah

Mei 02, 2013

runyahruahmembludak

dear kamu yang mungkin sedang berselancar mencari sesuatu di internet, dan tanpa sengaja mendapati blogku dan tertarik untuk membaca (sekilas) tulisanku ini.
entahlah, banyak hal sebenarnya yang ingin ku tumpahkan disini. ingin rasanya mencabuti rambutku, menguliti kulit kepalaku, memecahkan sedikit tengkorakku, dan langsung menadah semua isi otakku ke dalam mangkuk porselen super besar. banyak sekali, tak terkira banyak, sampai bingung harus memilih yang mana.
entahlah ini keluhan atau apalah itu. yang jelasnya saya hanya ingin bercerita. tanpa mengindahkan kaidah penulisan cerita yang diajarkan saat sekolah dulu. tanpa ada alur, kerangka konsep, ide dan semua jejaringan yang menyangkut hal ini. 
saya hanya ingin bercerita, tanpa runut yang mengikat dan aturan waktu yang kaku. 
kalian mungkin akan mengusulkan untuk mencari seorang teman (manusia, lelaki atau wanita) yang bisa diajak untuk bercerita, sharing atau diskusi. tapi terkadang yang seperti itu tidaklah memenuhi kepuasan kita untuk "nyampah".
terkadang benda mati, sesuatu yang tak bernyawa ataupun orang asing juga bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berbagi.
terlalu banyak kebingungan dan kekalutan yang ingin kutulis. tetapi sekali lagi, entahlah kalimatku tertahan, seakan amnesia tak dapat lagi kususun kata dan kalimat sesuai yang kiranya dapat membantu bercerita tentang apa yang kurasakan. 
tak ada yang pasti mungkin yang akan kubagi denganmu, yang membaca tulisan rancu ini.
hanya saja sesungguhnya saya ingin bercerita, tentang diriku sekarang, tentang perjalananku, tentang lingkungan baruku, tentangnya, tentang mereka dan entahlah tentang apa lagi itu.
mungkin ada baiknya kuclearkan dulu fikiranku, kujernihkan kembali otakku dan kuperjelas lagi apa tujuanku. yang jelasnya tak sedikitpun niat jahat akan kuutarakan di tulisan ini. hanya saja mungkin ini bukan waktu yang tepat untuk kita berbagi. walaupun di awal tulisan ini saya sudah lumayan banyak bercerita. tapi tak apalah. tulisan ini mungkin akan terhenti di kalimat yang tidak tepat. tapi biarlah, biarkan kalian saja yang kebetulan membacanya menyimpulkan dan menilai.



salam

ndah

April 15, 2013

here i'am

dear "entah itu siapapun yang nyasar dan akhirnya membaca tulisanku ini"pernah kalian berpikir bagaimana caranya kalian bisa berada pada suatu tempat atau situasi tertentu yang tak pernah kalian bayangkan, pikirkan ataupun hanya terlintas barang sejenak di pikiran kalian?yeah, itu saya. sekitar 3 bulan yang lalu, saya masih berada di zona nyaman saya. zona nyaman? saya rasa tidak juga, zona yang lumayan nyaman tepatnya. mungkin. masih tinggal dengan orang-orang terdekat, masih bisa sesekali mengunjungi ibu dan bapak di rumah. masih bisa sesekali, sesering mungkin bertemu dan bercengkrama dengan teman-teman di tempat nongkrong favorit kita, membicarakan topik yang cetek sampai  yang rumitnya melebihi masalah di senayan sana. masih bisa menghadiri acara-acara happening yang keren-keren namun tak berbayar. masih bisa nonton film-film baru di XXI atau TO terdekat, hunting buku baru di gramedia. masih bisa leyeh-leyeh, malas-malasan dan lain sebagainya. aaaah, indah memang, nyaman memang.dan setelahnya, saya mendapati diriku menemukan apa yang orang mungkin bilang sebagai takdir dan rejeki. yup, finally i got a job! alhamdulillah. senangnya tak kepalang mayang, setelah hampir setahun saya nganggur mondar-mandir menghadiri job fair, interview, penolakan dan sebagainya. i got a job! alhamdulillah. tapi tantangannya, saya harus mau ditempatkan jauh, far-far away dari "rumahku" sekarang. dan disinilah saya, jauh dari rumah, dan harus mulai menganggap tempat ini sebagai rumahku, menganggap orang-orang kantor sebagai keluargaku. keluarga baru. senang juga rasanya mendapat rumah dan keluarga baru. tapi terkadang rasa rindu juga sering mengungkungi. senang rasanya mulai menjajal tempat-tempat baru, hal-hal baru, makanan baru, budaya baru, orang-orang baru, habit yang baru, dan semuanya bisa saja terlihat baru. apakah bosan sering datang? alhamdulillah, bosan hanya datang sedetik lalu hilang dan berganti dengan excited berkepanjangan. senang sekali memang rasanya. inilah awal petualanganku, akan kumulai ceritakan secepat mungkin setelah jalannya berhasil kutempuh. secepat mungkin, insyaAllah. hanya saja, saya harus lebih berkompromi dengan waktu. berdamai dan negosiasi dengannya sungguh hal yang tidak mudah. serius. jadi, mulai detik ini yang akan mungkin terasa panjang untuk terlewati saya akan menceritakan apa yang terjalani ditiap lembar petualangan yang saya lalui. doakan apapun itu yang terbaik untukkuterima kasih sebelumnya


salam

ndah

Desember 02, 2012

menjemput rejeki

#musicturnof-girls' generation oh!
musiknya saya matikan, takutnya saya nulis tambah ngawur kalo dengar lagu ini.
ehm, entah berapa abad saya tidak menulis lagi disini. oke terdengar lebay. tapi memang sudah lama bukan?
saya menulis karena saya ingin.
banyak yang ingin saya tulis. banyak yang ingin saya ungkapkan.
tapi sepertinya sulit buat terurai satu persatu. semuanya sudah mengusut berkait satu dengan yang lainnya mengalahkan benang rajutan kakakku yang kusut bertaut awut-awutan.
seperti, saya senang sekaligus bangga, melihat teman-temanku, teman-teman seperjuangan waktu kuliah, waktu masih sekolah dulu telah memiliki karir. bahkan ada yang berani mengadu nasibnya merantau di ibukota kita tercinta. dan mereka sukses. mereka bisa. senangnya mendengar kabar itu. senang, sekaligus iri dan sedih. saya yang seangkatan dengan mereka, yang wisuda bersama mereka setahun lalu bahkan belum bisa memulai karir saya. sedihnya. sedih saat orang-orang mulai bertanya soal karir, kerja dimana, blah..blah..blah.. sepertinya saya tidak seberuntung mereka.
yang lain berkata dan menyemangati, "sabar, smua ada waktunya". "sabar, rejekinya belum disitu". "sabar, semangat, kamu masih ditakdirkan buat bantu teman-teman kita dan orang lain yang butuh kamu" dan blah..blah..blah lainnya.
omagat! entah bagaimana saya menggambarkan perasaan saya, mengrafikkan tingkat stress saya, depresi mulai mendekat. untung masih eling, tidak nekat bunuh diri. hahaha. Allah masih sayang saya, saya masih sayang Allah, masih sayang ibu, bapak, teman-teman dan para fans saya. hehehe
iyah, rejekinya belum datang. mau dijemput, tapi saya tidak tau sekarang dimana dia menunggu. dia lewat jalan mana buat datang ke saya.
dan tiba-tiba saya mengingat firmanNya dalam surah ar-rahman, "maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
sungguh tidak ya Allah, tidak ada. :)
terima kasih untuk tidak membuat saya jatuh gila dan depresi.
:)

September 21, 2012

manis temannya pahit

manis tak akan ada jika kita belum pernah merasakan yang namanya pahit, begitu juga sebaliknya. ini hanya pendapat personal saya saja. tadi pagi, saya bermimpi dikejar preman cilik, saya berlari, menemui sebuah masjid, mengambil air wudhu. ketika ingin memasuki masjid, lengan kanan atas sepertinya tersangkut benda tajam dan keras, saya rasa itu pagar besi milik si masjid. anehnya, rasanya tidak mau hilang. hingga serangan kedua datang, saya kaget, terbangun, refleks, melempar sarung buluk kesayanganku. dan engingeeeng...seekor lipan ukuran sedang keluar dari balik sarung saya. shock! kaget! saya baru saja digigit lipan. awalnya saya coba tenang, mencari minyak gosok, mengusapkannya pada yang luka. tapi tidak berhasil, semakin parah, semakin sakit. refleks menghubungi bapak, dan seketika itu, air mata saya mengucur keras, saya menangis sejadi-jadinya, seperti anak kecil. harus merasakan sakit yang amat sangat sementara ibu dan bapak berada jauh di ujung sana. mereka tidak didekatku. oke, saya akui saya cengeng.
setelah mendapatkan pertolongan pertama dari orang rumah, paginya saya bergegas ke puskesmas terdekat, memeriksakan kondisi saya ke yang berwenang, dokter. diberi obat setelah diperiksa sekaligus mendengar reaksi dan komentar orang-orang yang ada di ruang periksa, dokter, perawat, sampai pasien. intinya,,,,double wow buat saya! -___-"
dokter bilang, saya harus segera diberikan suntikan TT. entahlah itu suntikan apa, yang jelas katanya suntikan ini berfungsi untuk melumpuhkan racun yang disalurkan si lipan tadi saat menggigit saya. yes pengalaman pertama di gigit serangga yang punya bisa. semoga kalian tidak mengalami hal yang sama dengan saya. akhirnya saya ke UGD puskesmas tadi, dan berita bagusnya, mereka tidak punya persediaan vaksin TT. greaaat...saya tidak mau mati di puskesmas yang pelayananan pegawainyanya "agak-agak" dan jauh dari ibu bapak. mereka menyarankan untuk datang keesokan harinya atau ke puskesmas terdekat. oke...reaksi pertama saya nganga kayak orang tolol, bingung, marah, depresi, mau gila. saya kena racun lipan dan saya harus segera mendapatkan vaksin itu. setelah blablablabla...saya  akhirnya ke puskesmas lain yang terdekat, akhirnya dapat suntikan TT. alhamdulillah. tentunya setelah mendapat reaksi wow-wow-wow dari perawat dan dokter (lagi). saya disuntik dengan perasaan gembira. alhamdulillah. pagi yang pahit diakhiri dengan sesuatu yang manis. 

sorenya, saya memenuhi janji dengan kawan lama saya setelah berhari-hari, berminggu-minggu dan berbulan-bulan mencocokkan jadwal untuk ketemuan (sumpah, bukan bermaksud untuk sok) akhirnya kami setuju untuk bertemu hari ini. dengan kondisi yang belum fit, masih linglung, dan kadang-kadang harus menahan nyeri sekaligus sakit mahadahsyat dari bekas gigitan si lipan tadi (oke ini agak sedikit lebay) akhirnya saya memenuhi janji saya. sembari berpikir, kenapa saya memaksakan janji ini, tentunya teman saya tadi akan maklum dengan kondisi saya jika saya berterus terang. hidup selalu dihadapkan kepada pilihan-pilihan, dan sepertinya sore itu saya memilih keputusan yang agak salah (sedikit pahit karena pertimbangan yang tidak jelas). kami bertemu, makan pizza sampai puas, bertukar cerita mengenai kehidupan kami sekarang, mengenang cerita yang lalu, yang lampau, bertahun-tahun lalu, tertawa, mengenang beberapa eh sebagaian besar eh semua cerita masa lalu. (waktu yang manis, saat ini saya lalui).

sore kami diakhiri dengan berita berpulangnya adik teman kami, adik sahabatku. dia "diambil" ketika kampusnya bentrok, entah apa penyebabnya. kaget dan sedih mendengar kabar ini. kuputuskan menghubungi kakaknya, akhirnya kami berkomunikasi setelah sekian lama terlupa. seperti biasa dia tetap dia yang sabar, yang stay cool, dia yang ahli dalam menyembunyikan emosinya. dari suaranya dia tabah, tapi saya tau dia tidak. saya tidak tau harus mengatakan ini manis atau pahit didalam kondisi seperti ini. saya senang karena akhirnya saya bisa berbicara dengannya setelah sekian lama, tapi juga teramat sedih karena topik yang mempertemukan kami adalah adiknya yang harus duluan pergi menghadapNya. dan, kita tak pernah sadar sampai sesuatu itu benar-benar hilang dan pergi meninggalkan kita jauh, selamanya. yang tinggal hanya "seandainya". semoga amalan-amalan adiknya mendapat tempat yang layak di sisi-Nya, semoga kamu dan keluarga besarmu, ikhlas dan tabah menghadapinya. al-fatihah. 

dalam sehari banyak manis dan pahit yang terlewati setiap detiknya. itulah hidup. saya rasa.



salam 


ndah

Agustus 27, 2012

jeruji

mata bulat polosnya memandang lurus ke luar rumahnya yang tak berhalaman. rambut ikal keriting tuiltuilnya membingkai lucu wajah polosnya. setiap pagi dia sudah siap di depan pagar rumahnya. dengan muka polos bangun tidur, memakai kaos kesukaannya, popok yang mungkin telah penuh terisi sejak semalam dan sepeda biru berkeranjangnya. mondar-mandir sambil mengayuh sepeda birunya di teras rumahnya yang tidak seberapa luas. sambil terus mengawasi wilayah di luar rumahnya. menunggu saat yang tepat ibunya membuka pagar, dan dia bisa langsung melesat keluar melewati pagar dengan sepeda birunya. kadang dia memintaku untuk membebaskannya dari jeruji itu. dengan kalimat yang terbata dan tidak jelas khas balita, dia meminta dengan tatapan mata polos namun tersimpan akal bulus khas anak-anak dibaliknya. ahahaha...pagi yang penuh warna selalu kulalui dengannya. saat yang paling indah baginya saat senja mulai menjemput mentari. saat itu, terkadang ibunya membuka jeruji pagarnya. dengan senyum riang, mata bulatnya membesar, dan tawa nyaring membuncah. segera dia kayuh sepeda birunya sekencang mungkin, mencoba menantang angin barangkali. memutari kompleks berkali-kali. sambil berceloteh dengan bahasanya sendiri. rambut keriting ikalnya terbang terbawa angin, melambai-lambai pada dedaunan gugur beterbangan. 
"hahahaha...ini saatnya saya bisa menemuimu, kapan kau bisa membawaku terbang?menjauh dari jeruji itu?"

Agustus 05, 2012

kembali bertanya tentang

satu ketika, saat saya diam dan menerang. kembali tanya itu terngiang. 
saat jawabnya masih mengambang di udara melayang bersama atom tanpa tujuan.
entahlah apa yang nanti menunggunya.
hanya saja masih meragu. saat hitamnya hari tak sepekat biasanya,
saat diam terusik sunyi yang semakin riuh.
apakah masih ada kamu denganku yang senang mempermainkan nasib.
yang membelokkan realita dan memutar akhir menjadi awal.
apakah pahit masih mampu kita ubah menjadi semanis gulali.
tak ada lagi tanya yang sempat terucap, karena sayangnya lidah keluh berucap
dan mulut terkunci malas untuk mengutarakan.
entahlah, demi sepekat malam yang memudar dan hening yang terusik senandung bisu.
tanya mengambang hampa di ruang penuh jawab.

Mei 31, 2012

siang itu di depan kelas

enam tahun yang di depan kelasku. saya memanggilnya, untuk duduk bersamaku, bersila di koridor depan kelasku. siang itu, kami tidak belajar, kelasnya juga tidak. guru-guru mungkin sedang rapat, membicarakan ujian akhir kami yang semakin dekat. 
dia datang, duduk bersila di dekatku. gayanya kikuk, seakan malu, atau enggan duduk bersampingan denganku? entahlah. beberapa temanku juga sedang duduk santai di koridor itu, membahas sesuatu yang entahlah itu apa.
"kenapako, kayak jauhika'? " kubuka percakapan dengannya.
"ngg...masa'? io kah??"
"io. ndadami smsmu kalo malam, nda kokasih bangunka juga kalo subuh, marahko sama saya?"
"......."
"io?!! marahko? maafkanka kalo ada salahku sama kau, janganko bede' marah, siapami nanti kerjakan ka tugas matematikaku kalo nda tauka kerjakanki?"
"......"
"baku teman meq lagi bede'...nda boleh orang baku bombe' marah tuhan, apalagi tetangganki', tetanggaan kelaski juga.."
"......nda marahka sama kau, nda mungkinka marah sama kau" dia mulai bicara.
"trus?? kenapa pale'na?"
"kenapa muncul terusko dipikiranku, semua yang kukerjakan pasti kuingat terusko, biar sholat..."
dia menatapku. seeeet...ampun. tatapannya aneh, dalam, ada sesuatu tapi saya tidak tahu itu apa. ditatap olehnya membuatku ciut, kikuk, salah tingkah. seumur-umur saya tidak suka ditatap. 
"iih,,,kenapako liatika kek begitu? janganko, malu-maluka" 
kucoba mencairkan kekikukan dan ke-krikkrik-an yang beberapa menit datang di sekitar kami.
"kenapako pikir trus ka'? iih...biar sholat? astaghfirullah...berarti nda khusyukko itu? setan itu mungkin..."
berpikir kembali, kalo yang dia pikirkan saya, trus kukatakan mungkin saja itu setan, berarti...saya??
"iih,,berarti koanggap setanka'? yang ganggu ibadahmu, yang ganggu semua pikiran-pikiranmu???!! iihh...jahatmu!"
"bukan,,bukan begitu, bukan...bukan yang kayak begitu" bantahnya.
"trus?"
"karena......."
"karena apaaa?"
"karena kusukaki', kusayangki'...lamami"
"hheeeh??? masa'?? kapan? sejak kapan?"
"lamami...kenaikan kelas XI"
"masa?! kenapa bisa? kenapa kosuka ka'? pintar tidak, cantik apalagi. perasaan banyak teman-teman ta yang cewek yang sukako, kenapa ke saya?"
"......."
"kenapa bisa kosuka ka'? ada pasti alasannya, atau sakitko iyo?" kupegang dahinya, memeriksa suhu badannya, panas atau tidak. normal. dia tidak sedang sakit. dia tidak sedang mengigau. dia sadar.
"kenapa kosuka ka?"
"tidak tau juga, tidak tauka kenapa bisa kusayangki, kusukaki, tidak tau, datangji tiba-tiba. yang kutahu. kusayangki"
sigh,,,


siang itu, enam tahun yang lalu di koridor depan kelasku. 

Mei 27, 2012

menunggu subuh

jangan heran atau bertanya-tanya kenapa akhir-akhir ini saya aktif mengisimu (kepedean yang ckckck). tak ada  alasan atau sebab yang mengakibatkan ini terjadi, sebenarnya ada,tapi saya rasa saya tidak perlu membeberkannya disini. tapi jika kamu memaksa, baiklah saya katakan rahasia saya ini, saya punya "temanpintar". teman yang membuat saya bisa lumayan aktif untuk men-doodling-mu (istilah baru yang kudapat tadi siang saat berselancar). 
saat ini waktu menunjukkan 15 menit menuju jam 3 pagi. hehehe...dan detik ini juga mata saya belum capek, kantuk belum terasa, moodku layaknya dipagi hari. senang riang dan gembira, seperti ingin ke sekolah, seperti ingin ke kampus. bukan untuk belajar sebenarnya, untuk bertemu teman-temanku sekalian yang ada di sana. 
:D
tadi setelah menonton om-om sheila on 7 main di salah satu program di acara tv swasta, saya sholat, melanjutkan kebiasaanku setelah sholat. setelahnya, saya onlen sebentar, nge-twit, me-replay beberapa kicauan teman saya, ngobrol sebentar di fb via chatting dengan teman yang menyuruh saya tidur (bukanka anak kecil yang harus disuruh tidur baru mau tidur -,-), karena bosan, saya buka kamu, iya kamu, blog saya. terus saya liat beberapa blog teman yang terupdate, membacanya, kemudian berekspresi sedikit dan diam. setelahnya, saya membaca blog salah satu penulis kesukaan saya, yang blognya saya tautkan di blog saya, jadi kapanpun dia update saya bisa langsung membacanya. lumayan lama saya membacanya, membuatku berpikir, merenung, tersenyum, hampir mewek saat mencerna setiap rangkaian kata yang dia tulis. 
hati rasanya tergerak untuk membongkar-bongkar. berpikir untuk membongkar kamar, kamar saya sudah terlalu berantakan untuk diberantakan lagi. akhirnya saya kembali membuka fb, dan membongkar foto-foto yang telah di-tag sama teman-temanku di fb. foto pertama, foto kedua, ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya , seterusnya, dan...jjjeeeeng...tiba di satu foto. foto yang di-tag-kan temanku beberapa waktu yang lalu. saya tidak begitu ingat kapan tepatnya, yang jelas dia juga sempat meng-mms saya dengan foto yang sama. 
melihat foto itu, saya jadi ingat sama dia. dulu kita sahabat, berteman bagai ulat, yang siap jadi kupu-kupu. hahaha...tapi memang benar, kami dulu lumayan akrab. salah satu temanku yang merelakan uangnya untuk mentraktirku menonton film-film bertemakan marvel di bioskop. kegiatan menonton itu sempat terlaksana selama beberapa tahun. tapi sekarang sudah tidak. sudah tidak lagi, berhenti secara otomatis, karena semuanya datang dari saya. salah saya. prasangka dan emosi yang membuat semuanya terhenti. emosi sesaat yang meraja hingga amarah terlampiaskan kepadanya. maafkanka... entah sudah berapa sms permintaan maaf telah kulayangkan kepadanya. tidak dibalas. nihil. diamnya sungguh menyiksaku. hiikkss...sedihnya. semakin sedih dan bersalah saat beberapa waktu yang lalu saya nonton the avangers. setahun sebelumnya kita sudah janji, untuk menonton film ini sama-sama lagi. dia janji akan mengajak saya. ternyata takdir menuliskan lain teman-teman. saya terlanjur merusak, merusak, mengoyak, mencoret-coret, mencabik, merotto'kan segalanya. sekali lagi maafkanka teman. semakin tambah bersalah saat melihat foto kami, bertiga dengan satu temanku yang lain. saat itu dia menjemputku di kampus, untuk menghadiri acara keluarga temanku yang satunya lagi. 
sungguh, emosi dan prasangka jangan diiyakan saat dirasa mulai mendesak hati, menendang pikiran untuk segera dilampiaskan. sebelum terjadi, cepat-cepat minta ampun sama Allah, cepat-cepat ucap astaghfirullah banyak-banyak. dzikir yang banyak biar setan-setan yang berorasi mempengaruhimu untuk menunaikan emosi dan prasangka terhalang sama dahsyatnya kekuatan dzikir. hhhhhhffft....sudah lama kita tidak saling sms, saya kangen dengan sms ajakannya untuk nonton bioskop bersama. -__-"
maafkanka teman. sepertinya marah tojengko sama saya. jadi bemana ma'? nda mau mko baikan sama saya?? fatal sepertinya ucapanku di'? :'(
diammu, kehilanganmu, sangat menyiksa tauk! selain karena rasa berdosa dan bersalah yang tiap hari tertumpuk (apalagi kalau kuingatko), menyiksa karena nda bisama dapat tiket nonton gratis dari kamu lagi. hheeiikks...maafkanka...semoga koingatka, koingat waktu sama-samaki, terus mau mko berteman lagi sama saya :) aaamiin.






ndah

Mei 24, 2012

anak bapak,anak ibu juga




ada yang bilang, kalau anak perempuan dalam sebuah keluarga cenderung dekat dengan figur seorang ayah. apalagi jika dia adalah putri semata wayang dengan tiga saudara laki-laki. itu saya, sama dengan saya. saya anak ketiga dari tiga saudara laki-laki. dua kakak laki-laki dan seorang adik laki-laki. jadi di keluarga kami, yang tercantik tentu saja, hanya saya dan ibu. tapi saya tidak bisa menandingi kecantikan ibu. ibu sangat cantik :)
saya anak ayah, eeh, saya anak bapak. saya memanggil ayah saya bapak, terkadang papah kalo lagi malas menyebut "ba" sebelum "pak" dalam kata "bapak". sejak sebelum saya lahir, bapak sangat ingin anak perempuan. karena telah memiliki dua jagoan kecil dalam keluarga kecilnya, kakak-kakak laki-lakiku. setelah melahirkan kakakku yang nomor dua, ibu mengalami masalah pada rahimnya. ibu kena kista, semacam benjolan daging menumpang yang tumbuh di rahimnya. karena itu, ibu harus dirawat lama di rumah sakit. tiga bulan lebih banyak. cerita ini kudapat dari ibu dan bapak, sudah lama, saya masih kecil saat itu. entah umur berapa,lupa, tapi cerita itu sangat membekas di benakku. karena ibu sakit, jadi program mendapatkan anak perempuan tertunda beberapa tahun. itu sebabnya jarak kelahiran antara saya dan kakak sebelumku lumayan jauh, tiga tahun. kakakku yang pertama dan kedua memiliki selisih umur dua tahun. selisih umurku dan adikku malah hanya 20 bulan, sekitar setahun delapan bulan. tapi umur saya dan kakak sebelumku tiga tahun. ini dikarenakan sebelum ibu mengandung saya, ibu sakit karena kista. saat dilahirkan, ibu bilang posisi saya dalam kandungan sunsang, karena saat masa kehamilan ibu dan anaknya-saya-yang masih dalam kandungan sangat aktif. kata orang, anak yang dilahirkan sunsang memiliki kelebihan atau sesuatu yang istimewa, tentu saja memiliki ibu yang hebat, karena mampu melahirkan anaknya yang dalam kondisi sunsang. hehehe...itulah saya. kata bapak, saat saya dilahirkan dia mengira anak ketiganya akan laki-laki lagi, ternyata perempuan! alhamdulillah :)
itulah sedikit kisah kelahiranku. 
karena tidak memiliki saudara perempuan, saya cenderung mengikuti semua kebiasaan dan tingkah laku yang dilakukan saudara-saudaraku. jadi tingkahku, tidak berbeda dengan saudara-saudaraku. seperti laki-laki. tomboy kata orang. ibu sempat berkelakar "anak ibu itu semuanya laki-laki"
"ibu, kan saya perempuan!" bantahku.
"ooh...kamu perempuan yah nak?? ibu kira laki-laki, kan rambutnya tidak pernah panjang, jarang dandan, tidak suka pake rok, sukanya pake celana dan keliaran main sama anak-anak cowok", katanya sambil menahan tawa.
-_____-" 
bukannya ibu dan bapak tidak mendidik saya sebagaimana mestinya, untuk menjadi seorang anak perempuan. tapi sejak kecil saya suka berontak saat didandani ibu. kalo pake rok,duduknya selalu berantakan tak karuan, sampai suatu hari ibu memakaikan saya rok, dan hasilnya saya jatuh, cium tanah, kepala bocor dan menghasilkan lima jahitan manis di jidat sebelah kanan kepalaku. mungkin saat itu, bapak kapok membelikan saya rok. bapak lebih memilih membelikan celana, baju dengan gambar karakter kartun yang tidak feminin. bahkan bapak pernah membelikan kaos dengan gambar satria baja hitam,sama seperti kaos ketiga saudara laki-laki saya. bajunya keren,  gambarnya timbul, saya suka. tapi ibu tetap hobi membelikan dan memakaikan saya pakaian perempuan.  
sejak kecil saya sudah dekat dengan bapak, apa-apa ke bapak, mau tidur sama bapak (saya suka saat bapak menidurkan saya dengan menggaruk belakangku atau tidur di antara kakinya, waktu kecil saya suka memeluk kakinya), potong kuku sama bapak, kemana-mana sama bapak, ke dokter sama bapak, lebih suka mengeluh sama bapak, kemana-mana selalu menggandeng bapak, sampai sekarang saya lebih suka sms-an sama bapak, (ibu sampai hari ini belum bisa sms-an, lebih suka menelpon), lebih suka minta iniituuang sama bapak (hehehe). sampai detik ini masih suka pake baju bapak, masih suka minum dari gelas bapak, masih suka makan dari piring yang sudah dipake sama bapak, saya sebut itu piring bapak. piring bapak sangat kontroversial, tak jarang saya harus berkelahi, perang dingin, serang kata-kata dengan adik saya untuk membuktikan siapa yang pantas makan di piring bapak (aneh memang).kata orang-orang saya anak bapak. saya tidak menolak itu. saya memang anak bapak, saya sayang bapak. tapi, tahukah kamu? saya juga anak ibu, kalau lama tidak bertemu ibu, riiiiinnndddu sekali...ujung-ujungnya hanya bisa mewek, mau sms ibu, ibu belum bisa smsan, mau nelpon, pulsa saya cuma cukup buat nge-sms...maklumlah...irit. hemat pangkal kaya. maunya ditelpon ibu. tapi ibu itu unpredicteble. pokoknya, rumit, ribet, rempong, saya harus mempelajari tabiat ibu selama 20 tahun. sampai sekarang saya masih dalam tahapan itu, mempelajari dan memahami. 
tingkat pemahaman saya ke ibu, meningkat tajam, saat saya menginjak masa kuliah. karena waktu kuliah ibu dan bapak tinggal terpisah dengan saya. hadduuuuh...tojeng....susah sekali, apalagi awal-awal kuliah. di otakku hanya mau ibu, mau di rumah sama ibu, mau masakan ibu, kangen sama omelan ibu, kangen sama suara ibu, kangen sama cara ibu memanggil saya, kangen sama sapaan khasnya ibu ke saya, pokoknya semua-semua yang ada di ibu, saya rindukan. kalau ibu dan bapak berkunjung ke kota tempat saya kuliah. haaaaduuuh...senangnya bukan main. senang karena bisa ketemu bapak sama ibu. senang karena bisa manja-manja sama bapak, manja-manja sama ibu juga. senang  bisa rasakan masakan ibu, senang bisa dengar suara ibu, omelan ibu, cerita-cerita ibu (ibu suka curhat pemirsah), senyum-senyum sendiri kalau ibu memanggil saya dengan panggilan khususnya buat saya. hihihihi...senang bisa tidur berdua sama ibu (kalau tidur, ibu suka memeluk saya, saya sesak susah napas karena ibu meluknya kuaaat, tapi saya senang) senang bisa bercanda sama-sama ibu, (kami suka bercanda) saya akhirnya bisa sama ibu. senang akhirnya bisa sama bapak juga. kalau saya sakit, cengengnya datang, kata pertama yang terucap pasti "ibu", bukan "bapak". apa-apa sebut ibu, kaget sebut ibu, teriak ucap ibu, semua ibu. jadi? sebenarnya saya ini anak ibu juga. bukan cuma anak bapak. saya anak bapak dan anak ibu juga. saya saaaangat sayang keduanya. sayang bapak ibu. mereka orang tua paling keren, paling hebat, paling awesome, di duniaku. duniaku. yaak...duniaku, dunianya saya. jadi kalau ada yang bilang saya ini anak bapak, saya tidak menolaknya, tapi heei...kalian harus tahu, saya anak ibu juga kaaalleee...
saya ini anak bapak ibu. 
:)

Mei 22, 2012

lima

berusaha, berhenti, mengerti, menerima dan lupakan. aduuh, 5 kata 5 tindakan, 5 sikap yang sepertinya susah untuk diterapkan, dipraktikkan, direalisasikan, direalkan. saya berharap smua orang juga merasa sulit untuk menunaikan 5 hal ini, sehingga saya tidak merasa sendiri. tapi saya rasa semua orang pasti sedang atau pernah mengalami 5 hal di atas, setidaknya 4 hal, 3 hal, 2 hal atau 1 hal di atas tadi. jadi, saya tidak merasa sendirian. tidak merasa yang paling bodoh dan tolol seperti yang pernah saya anggap. tentang soal logika matematika yang dikirimkan salah satu temanku via sms. hahaha...tentang memahami suatu kalimat, tentang penyusunan kalimat yang benar, tentang pengucapan sebuah kata yang benar dan tentang banyak lagi. bbeeeughh...semoga banyak temanku yang merasa begini juga. yang kayak saya rasa sekarang. nnnjjeeeliiimeet...


ndah

Mei 19, 2012

diam dan koloni air langit

saat koloni air membasahi bumi
sehabis menghadap-Nya kita diam sejenak dan merenung
kita saling tersenyum dan menjabat tangan
merasakan hening dan nyaman rumahNya
berbaring sejenak, saling menatap
dan kembali tertawa.
mengingat masa-masa yang telah lalu.
saat-saat suka, di waktu sulit melanda, dan diam meraja
hahaha...entah apa yang terjadi antara kita.
saya terdiam, kamu juga diam
moment aneh yang menyiksa,
tak jarang kita berada dalam satu keadaan,
keadaan yang membuat seharusnya kita saling menyapa
melempar senyum, melayangkan jutaan canda yang mengundang gelak
tapi entah, kita hanya diam
saat itu mendung hitamkan langit, rerintik air mulai turun
kita menyukai saat-saat seperti ini
kita masih berleha di rumahNya.
kau mulai bercerita, saya mendengarkan, berkomentar
saya mulai bercerita, kau mendengarkan, dan berkomentar
dan sesaat kemudian, kau membahas masa diam kita beribu jam lalu
mencoba mengingat, dan tertawa sejenak, mulai membongkar akar masalah diam kita,
saya mulai bercerita, mengungkit kisah usang itu yang sebenarnya sudah terlupa, tapi kembali teringat karenamu
saya mengungkit, kamu terpaku, tersenyum malu, dan kita tertawa.
mengenang masa diam kita.
beban di hati yang terbenam dan berkarat terangkat dengan gampangnya
semua telah lewat, semua hilang seketika. kita tersenyum, berpelukan, dan kembali tertawa.
mengingat kembali masa diam kita.
kita diam karena kita rasa diam adalah jalan terbaik. ternyata kita salah.
diam selamanya bukan jalan yang terbaik.
kita diam, karena marah dan rasa bersalah membungkus hati yang semustinya tak harus diam.
di dalam rumahNya, saat air langit mulai deras membasahi halamanNya, saat genderang langit mulai tertabuh kencang.
kita tersenyum, memaafkan, dan tertawa mengenang saat kita terdiam.

10.39 am
150512

salam,


ndah

Mei 18, 2012

saat "tolongehengkuker" merajakuasa

membayangkan kisahmu diadaptasi dari sebuah novel atau film romantis. hahaha...khayalan konyol. tapi saya rasa setiap orang pernah membayangkan hal-hal konyol seperti ini. bahkan tak jarang ada yang berharap kisah mereka seperti di dalam film romantis atau film2 keluarga yang diproduksi para film maker di hollywood sana. sering berakhir dengan indah. senyuman para penontonnya tersungging saat akhirnya mengetahui ending dari film yang mereka tonton, setelah sebelumnya perasaan mereka tercampur aduk dengan cerita film yang disuguhkan sang sutradara. tak jarang, mata masih basah oleh cairan asin saat senyum bahagia itu tercipta. heehehe...tapi inilah realita yang sering kita alami.saya tidak malu untuk berkata "ya". saya adalah orang yang sering menangis saat menyaksikan film drama dan tak jarang juga tersenyum atau tertawa bahkan saat mata saya masih basah. lucu memang, tapi saya rasa kalian juga pernah mengalami hal yang sama dengan saya. jangan mi bohong.
saya tiba-tiba ingin menulis ini, saat beberapa menit yang lalu saya menyaksikan film drama romantis berjudul the lake house. film ini sebenarnya telah lama diproduksi, dan beberapa tahun yang lalu sepertinya saya telah menonton film ini. saat menyaksikannya kembali, hhhmmm,,,ada rasa dumba'2 gimana gitu. saya bukanlah orang yang pandai menceritakan kembali film-film yang pernah saya tonton. jatuhnya, ceritanya akan berantakan dan tak urut, hancur ditambah gaya penuturan dan penggunaan kalimatku yang selalu messi amburadul tak karuan. jadi saya sarankan untuk yang penasaran dan ingin tau bagaimana cerita lengkapnya tanpa harus 'terpaksa' mendengar resume dari saya. nonton meki' sendiri filmnya, judulnya the lake house, diperankan sama om keanu reeves dengan tante sandra bullock. oh iya, entah siapa yang mengadaptasi dari siapa, film dengan jalan cerita yang sama, pernah saya tonton, tapi dalam versi korea judulnya il mare. pemainnya saya lupa. saya bukan type penikmat drama korea yang menghapal semua aktris ataupun aktor yang berperan di film tersebut. hanya mengingat wajahnya saja.
by the way, selamat menonton.

**masih senyum-senyum galeter gara-gara nonton film ini :)
hahahaha

eeh...selamat tambah tua imad upin tukang marah :p

130512


salam

ndah