Maret 23, 2012

kemarin, besoknya kemarin, dua hari setelah kemarin

kemarin entah apa yang terpikir. tidak ada. sudah lupa. 
mungkin ingat, tapi malas mengingatnya.
besoknya kemarin apa yang kulakukan. apa yang kupikirkan. apa yang kurencanakan.
mmm...sama saja. tetap lupa. kalaupun ingat. saya tetap saja malas mengingatnya.
dua hari setelah kemarin. entah apa yang akan kupikirkan. entah apa yang akan kulakukan.
dan entah apa yang akan kurencanakan.
entahlah. saya tidak tau.
sepertinya saya akan memulainya dari punggungku. 
saya akan mencari apa yang salah dengan punggungku.
setelah itu?
setelah itu, saya juga tidak tau. entahlah
saya malas memikirkannya. biarkanlah dua hari setelah kemarin berjalan semestinya.
berjalan seperti apa adanya. 
setelah kemarin. malam setelah kemarin. saat ini. langit menghitam. (atau membirupekat)
tak ada yang bisa kuperbuat. selain bersyukur. merenung. dan mohon maaf.
kemarin. setelah kemarin. dua hari setelah kemarin. 
saya ingat yang saya-akan-lakukan, bersyukur untuk semuanya.
:)


ndah

kopikopikopi

hari itu saya menyadari satu hal yang terlewatkan.
ternyata saya menyukai kopi. saya mencintai kopi.
sama dengan saya mencintai susu dan coklat.
pertama saya merasakan cita rasa yang diberikan kopi, 
saya langsung menyukainya.
kejadian ini, memang berlangsung belum lama dari sekarang.
walaupun kandungan kopi sangat berbahaya untuk kesehatanku, 
itu tidak menjadi penghalangku untuk tetap menyukainya.
sangat suka.
saya suka rasa pekatnya. pahitnya yang bercampur sedikit rasa manis dari gula, membuatnya semakin istimewa.
aromanya yang khas, menjadi semacam aroma terapi yang membuatku tenang.
disaat senang, saya menikmati kopi. membuat perasaan senangku semakin lengkap dan bertambah.
disaat saat merasakan sesak. saya menikmati kopi. kopi membuat sesak yang kurasa hilang, tergantikan oleh rasa dan aromanya yang nikmat.
disaat sedih melanda dengan atau tanpa alasan yang jelas. segera saya menikmati kopi. memasak beberapa mililiter air. membuat campuran kopi dan gula dalam gelas. dan menyeduhnya dengan air panas yang baru saja mendidih. menikmati aroma yang keluar saat dia diseduh. mendengarkan suara merdu dari air panas yang bercampur dengannya. mengaduknya dengan perlahan. membuatnya menyatu menjadi larutan yang bersenyawa. semua proses ini membuatku lupa, kalau saat itu saya sedang bersedih. sungguh, kopi telah menjadi salah satu penolongku. menikmatinya menjadi sebuah kemewahan tersendiri. tak peduli bahkan jika dia bisa saja berbalik untuk menyerangku. saat ini yang kutahu. saat ini yang kuusahakan, adalah berusaha untuk memahaminya, bersahabat dengannya. berharap dia bisa berbalik memahamiku. 


senang bisa mengenalmu,



140212


menulis ini ditemani se-mug kopi hangat. :)

gambarnya dapat dari eyang google  :)

Februari 13, 2012

bisa

bisa-bisanya saya. biasakan saja. biasanya hanya sesaat. lalu perlahan hilang. dan kembali seperti biasanya. seperti biasa yang tak tersentuh perubahan. perubahan memang akan mengubah sesuatu yang sudah jadi biasa.

Februari 08, 2012

dia yang meminta

hari ini seperti biasa, sebenarnya bukan biasa, tapi dibiasakan dan terpaksa biasa, saya dan beberapa teman menghabiskan waktu di kantin kampus, yang biasa kami sebut "kolong". kantin yang dilengkapi dengan sinyal internet gratis, membuatku tergoda untuk mengecek beberapa akun jejaring sosialku. setelahnya, saya membaca beberapa blog yang suka saya baca. setelahnya saya iseng membukamu. blogku. dan teman disampingku akhirnya mengomentari, tidak percaya jika saya memiliki blog. hhhhaaahh!!! memangnya saya tidak punya potongan sebagai pemilik sebuah blog apa??? hahaha...tetapi tidak mengapa. akhirnya dia memintaku untuk menulis sesuatu tentangnya. tentang dia. saya sebenarnya tidak terlalu bisa...tidak bisa menulis sesuatu, mendiskripsikan seseorang dalam sebuah tulisan, dengan rangkaian kata dan kalimat yang apik dan indah dibaca. percayalah, saya bukan orang seperti itu. saya dongo!
dia yang meminta. dan saya berusaha menyanggupi. walaupun tidak terlalu bagus. maafkan. mari tertawa...ahahahaha...
dia adalah sosok wanita. dia seorang perempuan. dengan dua nama yang merepresentasikan dua gender yang berbeda. dia cantik. berhati-hati dalam bertindak. memikirkan segalanya dengan sangat matang. dan berujung pada keputusan yang tidak disangka-sangka. pendek kata dia adalah sosok yang memiliki banyak pertimbangan. dia cantik. banyak yang berjibaku untuk merebut dan menaklukkan hatinya, (percayalah saya dibayar dengan sejumlah uang saat menulis ini). saat ini dia dalam kondisi yang sangat semangat untuk menjadi seorang sarjana. ucapkan selamat kepadanya. doakan dia semoga segala urusannya dilancarkan olehNya. satu lagi, saat menulis ini, temanku yang disamping lainku, meminta untuk didoakan, agar dia bisa menyusulku menjadi seorang sarjana. maka doakanlah mereka. aminkan segala doa-doa mereka. tidak hanya itu, lewat tulisanku yang agak ngawur ini, saya memintamu dan memintaNya agar semua temanku, saudara-saudaraku ini segera sadar dari tidur panjangnya. segera menyusulku dan teman-temanku yang lain menjadi seorang yang bukan lagi seorang mahasiswa. Amiiin ya Rabb.
dia yang meminta dituliskan ini, tolong segera didoakan.
makasih.



salam


-ndah

Januari 13, 2012

dan kami...

kami menangis dengan tujuan yang sama
tapi milyaran benang kusut bergelayut
mengkerut dan berkecamuk 
dan berperang dengan masalah-masalah
rumit yang berbeda


22des11

Desember 10, 2011

buatmu my no#1 dad ever in My world

hari...hari yang spesial.
saaaangat spesial. knapa??
hari ini, saya dan beberapa teman kuliah, (k'ety, k'era, ty dan tito) akhirnya menonton ethnic jazz festival makassar. acara gretongan yang asiknya minta ampun bukan main yang diadakan pemerintah provinsi sulsel untuk memajukan pariwisata sulsel (kurang lebih begitumi tujuannya).
haduuuh,,,acaranya keren skali. keren. seriuska. betulanka. hahaha...seandainya ada kamera dibawa, pastimi kupostingmi juga foto-fotonya. sayang itu smua hanya mimpi. tidak satupun dari kami yang membawa kamera sodara-sodara. sepertinya acara ini hanya bisa kami nikmati sendiri, memakai panca indra dan ingatan kami. kami hanya bisa membaginya dengan menceritakan keseruan dan kekerenan acara ini.

baiklah. hal spesial kedua adalah...hari ini Bapak, merayakan hari jadinya yang ke-52 tahun. sayangnya saya tidak bisa mengucapkan langsung kepada beliau. memberikannya senyuman paling manisku dan mencium tangannya. hanya bisa mengucapkan lewat FB dan Twitter dan SMS, yang dibalasnya dengan memberikanku kiriman doa yang bertubi-tubi, (seperti kebiasan beliau jika kami saling ber-SMSan ria...hehehe). haduuh tambah kangen Bapak.
bdw, Selamat ulang tahun Bapak... :D
sehatki selalu, sukseski, selalu diberkahi dan dirahmati Allah, semoga selalu dalam lindunganNya. Amiin
Bapak is the coolest, the best, and no#1 dad ever in my whole world. 
:')

tadi, pas mengecek fb, ido, salah satu teman saya men-share link. link blog milik salah satu penulis kesukaan saya, Fahd Djibran. saya klik. baca. subhanallah....isi postingannya tentang Ayah. pas dengan  moment ulang tahun Bapak. ido paling mengerti deh kalo soal beginian. hehehe...terima kasih loh ido..sudah di share,,,,
silahkan dibaca. bagus deeh....


salam

ndah

Desember 06, 2011

how if

bagaimana jika hal ini datang, 
memberikanmu waktu untuk berpikir
berpikir dan berpikir
menimbang...menimbang...
memikirkan baiknya
memikirkan buruknya
mendapatkan jalan buntu
dan berusaha untuk tetap keluar dari jalan itu
tetapi bagaimana jika hal itu tetap datang
mengganggu dan mengganggu
menggoda dan menggoda
memberikan berjuta opsi menarik yang bisa saja kamu pilih
tetapi setiap opsi bisa saja menimbulkan dampak
dampak yang buruk bagimu yang memilih
dan dampak yang juga tak kalah buruknya bagi yang menjadi korban opsi itu
tapi hal itu tidak mau sedikitpun beranjak dari pikiranmu
menggoda,,,dan terus menggoda
memberikan jutaan pikiran jahat yang bisa menjerumuskanmu dalam sekejap
tak ada kata yang bisa kuucapkan
hanya mampu bergumam
merasakan sakit yang sedikit demi sedikit menyayatku
dengan pisau berkarat tumpulnya
memaksa masuk ke kulitku perlahan
menorehkan luka tersakit yang pernah kualami
apa yang terjadi hanya saya dan hal itu yang tahu
DIA yang mengawasiku, yang memberiku perlindungan
tetap pada tempatNya
tak pernah sedikitpun kulupakan DIA dengan menyebut namaNya dan memujaNya
ada banyak hal yang menyerang pikiranku
setiap detik terus bertambah
bertambah sakit, 
dan lebih sakit lagi
serasa berada diantara tebing jurang yang tak berujung
jatuh pun serasa rela kulakukan
asal hal itu menjauh sejauh mungkin dariku
tapi, hal itu terus menempel kuat, memelukku kuat, mendekapku,
kuat..kuat...tak bercelah
sesak dan sesak
nafas tertatih bekerja
semakin hari semakin layu
masai, pucat, tak berdaya
terbungkus raga yang semakin hari semakin bugar
dengan senyum mengembang dan rona wajah yang cerah
kebohongan yang indah
apapun asal mereka bahagia
dengan hal itu menjadi benalu dalam diriku
bagaimana jika
dia tetap ada, tak mau pergi
abadi bersama sakitku