Oktober 16, 2010

menyebut saya

kenapa saya lebih "suka" menyebut saya dengan autis?
karena kalianlah yang memulainya...
kenapa saya lebih "nyaman" mengatakan diri saya saya autis?
karena kalianlah yang pertama merasakannya...
dan akhirnya saya pun mulai identik dengan kata itu,,,
mmmm....
saya akan mulai merasakan esensial dari kenyamanan dari kata ini..
walaupun sebenarnya saya tidak begitu
saya hanya ingin kalian merasa nyaman dengan saya
ituji,,,
ituji yang saya mau
walaupun saya tau akalian tidak benar-benar menganggap saya begitu
hhahahaha
dimulailah tulisan aneh saya lagi, di pagi yang tidak jelas ini.
tidak jelas mau bikin apa.
air setetes pun belum menyentuh wajah saya,,,
artinya, belumpa cuci muka,,,ahahaha
seteguk air juga belum membasahi kerongkonganku,,,
artinya, hauska,,,belumpa minum.
karena saya belum cuci muka dan belum minum,
maka ada baiknya saya melakukan dan menyudahi mereka dulu
sampai jumpa lagi
terima kasih


salam

ndah
*saya

Oktober 15, 2010

masih malu

ck....heran sama teman2ku...banyak yang mau tau apa blogku,,,tapi...malu-maluka buat eksposki ini barang ke khalayak banyak,,,
ka malu-maluka kodong,,,,
jelek ji lagi tulisan yang ada di dalamnya..nda taumi itu juga,,,ckckck,,,
ndadaji yang menarik disini,,,
tulisan juga ngasalji,,,
cerita juga kebanyakan ngawurji,,,
bahasa amburadul,,,
ck,,ndadaji yang menarik...SERIUSKA...
ahahaha
sayaji yang malu-malu kalo ada orang yang tau ini blog.
tergantung ji iya,,,ka biasa datang talekangku suruh temanku baca juga postinganku...
hahahaha,,,
bagi seseorang...entah itu yang kukenal,,,temanku kah,,,siapaku kah,,,kalo pas googling ki...trus na dapat i,,,(baca: nyasar) ini blog...tabe' di'...janganki calla i kodong,,,
ka begini memang isinya blogku,,,,masih sdikit ji juga tulisannya,,,
masih jauh ji dari kata sempurna dan bagus. kalo diibaratkan toh...dari makassar sampenya di kota istambul...jauh toooh,,,ahahaha
maka,,,,maklum meq saja kalo geleng-geleng kepalaki baca tulisanku,
yang tulis saja ini blog biasa nda sadar apa yang natulis,,,
ahahaha
makasih,,,




ndah

Oktober 12, 2010

saya bukan...

saya bukan sejenis penulis yang suka menuliskan kata-kata cinta dan bermenye-menye dengan tulisan...
karena saya memang tidak ahli dalam hal itu...
maklum masih polos...(baca: bego)
saya bukan orang yang selalu saja menulis kata-kata motivasi yang mampu menginspirasi banyak orang...
karena memang saya tidak mampu,,,hidup saya saja "sdikit" ancur,,,mana bisa memberi motivasi??
hahahaha
saya bukanlah orang yang menyukai menulis sesuatu yang romantis, kata-kata yang indah dan puitis...karena saya memang bukan orang yang seperti itu
saya tak mampu untuk itu
saya belum cukup romantis untuk melakukan itu
saya hanyalah saya..yang menulis sekedarnya saja, 
menulis apa adanya...menulis apa yang terlintas...menulis apa yang terpikir sebelum itu hilang...
maka...
*makanya...tulisannya rada ancur...(BANGET)
nng,,,sepertinya tadi, sesuati melintas sekelebat di benakku,,,detik berikutnya ketika saya ingin menulisnya...
semua hilang
ya itulah saya...pelupa
saya hanya bisa menulis ini...menulis ini lagi...dan lagi...lagi...dan lagi,,,
hingga kalian akan mulai merasa bosan membaca tulisan-tulisan aneh saya, yang jayus, aneh,,,
terimalah itu...karena ini adalah saya...
saya adalah saya...seorang biasa..


salam dari saya




-ndah-
*saya

Oktober 11, 2010

roti maryam ala kk idah...(baca: rido')

hari ini...senaaaaang banget...
dreams come true gitu deeh...
ahahaha,,,
roti maryam...roti maryam,,,roti maryam,,,yang sejak lebaran 2 tahun lalu kuidam-idamkan akhirnya bisa kurasakan dengan lidahku sendiri...mmmm...sayang si rido' bawa roti maryamnya gak lengkap. kenapa begitu?karena meskipun roti yang dia bawa banyaknya lumayan buat diabisin seangkatan calisto7 (lebay) tapi tetap aja kagak lengkap...secara dia bawa roti maryam tanpa kuah kari,,,uuugggh,,,jadinya kita makan rotinya kering gak jelas gitu.
akhirnya...roti maryamnya ditemenin sama kuah mie ayam...ahahaha,,,aneh,,,
tp kata si rido' (dgn wajah serius, tp kurang meyakinkan menurutku) roti maryam juga enak ditemenin makan sm kuah mie ayam... 
akhirnyaa...saya dan teman2 yang masih lugu dan tidak tau apa2 soal perotimaryaman...akhirnya makan rotinya dgn kuah mie ayam...
ahahaha,,,
tapi, jujur,,,rotinya enaaak...walopun gak ditemenin sm kuah kari,,tetap aja enak...
*pokoknya tulisan ini gak boleh dibaca sm raidah intizar...a.k.a rido'...haram,,,nnti belagunya nambah besar...
oke...
sekian

ndah 

Oktober 09, 2010

emosi dan kita

sering kali kita lupa dengan apa yang seharusnya orang rasakan jika kita berada pada posisinya. ego kita mengalahkan semua rasa tenggang rasa yang sejak SD telah diajarkan dengan sabar oleh ibu guru kita. semuanya menjadi salah manakala apa yang kita inginkan ternyata tidak sesuai dengan harapan kita. kita menuntut agar semuanya berjalan semestinya, seperti apa yang kita inginkan. naif sekali...
apakah setiap kali kamu merasa sedih, maka saya juga harus bersedih? tanpa adanya rasa pengertian dari dirimu tentang apa yang sebenarnya saya rasakan. bisa saja pada saat itu saya merasa amat sangat senang karena mendapatkan berkahan limpahan dari-Nya yang tak ternilai... jalan-jalan keliling Eropa misalnya?? atau mendapatkan voucher belanja gratis di smua toko buku yang ada di kota ini, dengan limit harga yang...bisa dibilang tidak sedikit untuk ukuran seorang saya. apakah saya juga harus merasakan kesedihanmu dan harus larut kedalamnya seperti apa yang sedang terjadi padamu? terpuruk, sedih, marah pada situasi yang mengharuskanmu merasakan kesedihanmu itu? lalu bagaimana dengan rasa bahagia yang kurasakan pada saat yang bersamaan dengan rasa kesedihanku?? should I ignore it??? 
kasihan skali saya...harus ikut merasakan kesedihanmu dan membuang kesenanganmu.
apa jadinya dengan kebahagiaanku? bisa saja rasa bahagia yang sekarang saya rasakan adalah kebahagiaan yang datang untuk terakhir kalinya dalam hidupku. lalu apakah kamu mau bertanggungjawab dengan bersedia menghadirkan bahagia itu yang nilainya setara dengan kebahagiaan yang seharusnya kurasakan saat kamu malah menuntutku jatuh jauh ke dalam kesedihanmu?
lupakan soal kasus BAHAGIA tadi. anggaplah disaat kamu sedih, saya juga merasakan hal yang sama, hanya saja rasanya 100 kali lipat lebih parah dibanding dengan apa yang kamu rasakan. apakah kamu rela jatuh bersedih, bermenye-menye merasakan kesedihan bersamaku???
kita memang terikat oleh rasa kebersamaan yang sudah lama kita rajut bersama. rasa yang amat sangat sayang untuk kita pecahkan hanya karena ego yang tidak berarah. 
haruskah kita larut dalam emosi kita yang berkepanjangan?
ada baiknya, dan memang sebaiknya, mulai sekarang kita harus belajar memahami situasi orang lain saat kita merasa kitalah yang paling penting untuk diperhatikan saat ini. 
baiknya kita merasakan apa yang dia rasakan dengan belajar menempatkan diri kita di posisinya.
apa salahnya dengan rasa toleransi? 
apa yang salah dengan pengertian???
saya akan belajar keras untuk ini,  belajar dengan mulai memahami apa yg saya tulis saat ini, 
mulai belajar memahami apa yang saya rasakan saat ini, kemarin, dan mencoba menerka apa yang saya rasakan esok hari.
saya akan belajar dan berusaha.
dan alangkah baiknya, jika kamu juga mau berusaha seperti saya.
belajar memahami diri kita dan orang lain.
tidak lain, karena saya sebenarnya menyayangimu...


pelukku untukmu
Ndah

September 02, 2010

dan....

menjawab postingan sebelumnya,,,,
tugas saya belum jadi teman-teman....

aaarggghhh...apa yang harus saya lakukan....
doraemon datanglaaah,,,,

tugas,,,oh tugas,,,,(keluhan seorang prokrastinator)

sebenarnya...tulisan ini akan saya posting setelah segera setelah saya menulisnya...tp...kantuk sudah tak bisa tertahankan...dan...tidur deeeh...hehehe...ini adalah sedikit curhatan s'orang prokrastinator karena dgn prokrastinasinya yg sudah tidak dapat ditolerir lagi...akhirnya bisa menjadi seperti ini,,,,ckckck...

12.45
2 sept 2010

mataku smakin redup, rasa kantuk kembali menyerangku...uugh,,padahal harus menyelesaikan tugas yang seminggu lalu diberikan dosen. tapi dasar penganut prokrastinasisme...tugas yang bisa dikerjakan pada waktu weekend, akhirnya harus rela dikerjakan malam ini, sehari atau lebih tepatnya beberapa jam sebelum sang tugas dikumpul ke dosen dan didiskusikan.
huuft,,,lagi gak bisa konsen. jadinya, selama kurang lebih 2 jam ini, playlistku dari si cece (baca: laptop) setia menemaniku. artikel pendukung si tugas ini, sudah tersedia, tinggal dibaca kok. abis itu dipahami dan dimengerti lalu direview kembali sebagai hasil analisa kita. menulis kata review sebagai tugas sepertinya pekerjaan yang sangat gampang untuk dilakukan. maaf sodara-sodara anda salah. menulis adalah salah satu pekerjaan paling menguras tenaga dan pikiran, apalagi kalo ini menyangkut soal tugas!!!
kemauan dalam diriku untuk segera menyelesaikan tugas ini sudah terkumpul sekitar 37%...37% teman-teman....hahaha,,parah kan?
padahal tugas ini akan segera dikumpulkan dan didiskusikan kurang lebih 8 jam kedepan. halaman word yang niatnya buat ngerjain tugas, masih sama kondisinya saat dia pertama kali dibuka. hehehe...kasiaan yah wordnya...pasti nunggunya cape' deh.
artikel sudah ditangan, namun kantuk semakin menjadi-jadi menggodaku untuk segera mengakhiri aktivitas tengah malamku dan segera beristirahat. tapi...dasar pembangkang...kerjaannya tidak kelar-kelar juga. gak ada perubahan dari word semenjak 2 jam yang lalu.
parah banget kaan??
apa yang harus kulakukan, tugas yang 8 jam lagi harus dikumpul atau memutuskan untuk segera tidur.
TIDAK...
pikiran itu harus segera enyah dariku. prioritas utama kita adalah menyelesaikan masalah ini, dan mulai menunaikan keinginan untuk tidur.
addduh...mataku smakin ngntuk...tugas belum slesei...
aduh apa yang harus kulakukan?????

salam


ndah